RELASI KUASA ANTARA PEMERINTAH, PENGUSAHA, DAN BURUH DALAM PENANGANAN KASUS PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DI JAWA TIMUR

Rofi'ul Azis

Sari


Penelitian ini membahas bagaimana hubungan kekuasaan antara pemerintah, pengusaha, dan buruh terjadi dalam proses penyelesaian kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Timur. Latar belakang penelitian ini adalah peran aktif Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur yang dianggap berhasil memfasilitasi penyelesaian kasus pemutusan hubungan kerja (PHK), meskipun di baliknya masih terdapat ketimpangan posisi tawar antara pemerintah, pengusaha, dan buruh yang patut dikaji lebih dalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kekuasaan dijalankan dan dibagi dalam proses mediasi yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-kritis dengan teori kekuasaan dari Michel Foucault. Data dikumpulkan melalui dokumen mediasi, data kasus PHK, dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan tidak hanya dimiliki oleh satu pihak, tetapi tersebar melalui aturan, prosedur, dan bahasa hukum yang berlaku. Pengusaha cenderung lebih diuntungkan dalam sistem ini, sementara pemerintah bersikap netral namun terbatas dalam kewenangannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konflik ketenagakerjaan bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kekuasaan yang terjadi secara tersembunyi namun memengaruhi hasil akhir.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.63854/jms.v2i2.115

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


JUDIS : Jurnal Multidisiplin dan Sains Terindex pada:

    
     
 

 Member of

Dedicate To

   

Diterbitkan oleh:

PT. Compart Digitech Solution

Alamat : Komplek Griya Nafisa 5, Deli Serdang - Sumut
Kontak : 0823 0642 2838
Email   : admin@compartdigital.com


JUDIS: Jurnal Multidisiplin dan Sains by PT. Compart Digitech Solution is licensed under CC BY-SA 4.0