Perancangan Motion Graphic Edukatif Tentang Istirahat Mata bagi Pengguna Layar Digital

Ridha Amalia, Rendy Prayogi

Sari


Penggunaan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, terutama pada usia produktif 18–35 tahun. Durasi penggunaan layar yang tinggi tanpa disertai kebiasaan istirahat mata yang baik dapat menyebabkan Digital Eye Strain (DES), yaitu kondisi yang ditandai dengan gejala seperti mata lelah, mata merah, mata berair, penglihatan kabur, dan sakit kepala. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, serta cara pencegahan Digital Eye Strain menjadi salah satu faktor yang menyebabkan keluhan tersebut sering diabaikan. Oleh karena itu, dirancang sebuah video motion graphic edukatif sebagai media penyampaian informasi yang menarik, komunikatif, dan mudah dipahami. Motion graphic ini menyajikan informasi mengenai penyebab, gejala, serta cara pencegahan Digital Eye Strain melalui penerapan aturan 20-20-20, penggunaan perangkat digital dengan posisi yang benar, dan pentingnya memberikan waktu istirahat bagi mata. Diharapkan media ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya pengguna layar digital usia 18–35 tahun, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata serta menerapkan kebiasaan penggunaan perangkat digital yang lebih sehat.

Kata Kunci


Motion Graphic, Digital Eye Strain, Kesehatan Mata, Edukasi, Layar Digital

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cahyadi, D. (2023). Editing dan Motion Graphic. Makassar: Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar.

Enterprise, J. (2017). Trik Cepat Menguasai Adobe After Effects. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Friess, D. (2022). How to Save Your Eyes in the Digital Age. Minneapolis: eyesafe.com.

Gultom, A. A. (2024). Psikologi Teknologi: Dampak Gadget dan Internet Terhadap Perilaku dan Kesehatan. Fakultas Psikologi, Universitas Medan Area.

Kahfi, A. Y. (2021). Teori Warna Pengenalan dan Penerapan Warna Dalam Dunia Fashion. Jakarta: anyflip.com.

Kaur, K., Gurnani, B., Nayak, S., Deori, N., Kaur, S., Jethani, J., Singh, D., Agarkar, S., Hussaindeen, J. R., Sukhija, J., & Mishra, D. (2022). Digital Eye Strain—A Comprehensive Review. Ophthalmology and Therapy, 11(5), 1655–1680.

Nurhaliza, dkk. (2024). Bebas dari Belenggu Layar: Dampak dan Intervensi Adiksi Gadget pada Remaja. Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling, 7(2), 5–12.

Pavel, I. A., Bogdanici, C. M., Donica, V. C., Anton, N., Savu, B., Chiriac, C. P., Pavel, C. D., & Salavastru, S. C. (2023). Computer Vision Syndrome: An Ophthalmic Pathology of the Modern Era. Medicina, 59(2), 412.

Prihatmoko, S. (2021). Kreasi Menggambar Ilustrasi dengan Adobe Illustrator. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik.

Pucker, A. D., Kerr, A. M., Sanderson, J., & Lievens, C. (2024). Digital Eye Strain: Updated Perspectives. Clinical Optometry, 16, 233–246.

Rahman, S. (2023). Pintar Editing Video dengan Capcut. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Rudjiono. (2023). Pengolahan Desain Vector. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik.

Saputra, R. D., & Wibawa, S. C. (2020). Studi literatur pengembangan motion graphic video sebagai tren media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar. IT-Edu: Jurnal Information Technology and Education, 5(3), 371–379.

Sheppard, A. L., & Wolffsohn, J. S. (2018). Digital eye strain: Prevalence, measurement and amelioration. BMJ Open Ophthalmology, 3(1), e000146.

Widiyono, dkk. (2024). Asthenopia Gejala Kelelahan Pada Mata Akibat Penggunaan Gadget. Ponorogo: Prime Identity House.




DOI: https://doi.org/10.63854/kolase.v2i1.213

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Kolase : Jurnal Seni dan Desain Terindex pada:

    
     
 

 Member of

Dedicate To

   

Diterbitkan oleh:

PT. Compart Digitech Solution

Alamat : Komplek Griya Nafisa 5, Deli Serdang - Sumut
Kontak : 0823 0642 2838
Email   : admin@compartdigital.com


Kolase : Jurnal Seni dan Desain by PT. Compart Digitech Solution is licensed under CC BY-SA 4.0